BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS �
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Desember 2009

cara menampilkan data yg hilang dari flash disk

Topik: Cara menampilkan kembali data yang hilang di Flashdisk
Balas Topik Ini
Menampilkan satu-satunya kiriman.
Kiriman 1
Taufik Adanali menulispada 22 Oktober 2009 jam 23:32
Cuma mau bagi2 informasi aj neh ..

sebenernya ini tutorial udah lama banget...

tapi mungkin masih banyak yang gak tau.... semoga berguna dan bermanfaat.

pertma2, mungkin kita pernah mengalami kejadian yang seperti ini dalam flashdisk kita.....
semua data2 kita hilang entah kemana... dan ketika kita check di properties nya ternyata memory di flashdisk kita masih ada bahkan penuh.....
jangan takut jangan kuatir karena data anda masih ada, hanya saja itu mungkin karena flshdisk nya terkena sebauah virus sehingga semua data2 kita menjadi sebuah system dan terhidden..

lalu bagaimana solusinya...... baik kita mulai saja.......:
pertama, masukan dulu flashdisknya ke komputer.(hahaaha wajib ieu magh)

kedua, buka command prompt.
bisa lewat start-> all programs->accessories lalu command prompt
atau bisa lewat run-> lalu ketikan cmd->lalu enter.

dalam command prompt.. kita msuk ke drive flashdisk berada..
misal flashdisk ada pada drive F. kita ketikan F: dan enter

lalau tampilan akan masuk ke drive F seperti ini : F:\>

lalu dalam drive f itu ketikan
"Attrib-s -h*.*/s/d"
contoh : f:\>attrib -s -h *.* /s /d (lalu enter)

tunggu sampai loading selesai.. tanda loadingnya seperti ini "_"
dan akan muncul seperti ini kembali F:\>

lalu jreng.jreng...... data anda kembali ada... semua file yang ter hidden muncul..

simple kan.. so jangan terburu2 di format... karena format itu akan mengurangi massa/umur dari flashdisk itu sendiri sehingga akan cepet rusak......

selamat mencoba ya......!!!!

Jumat, 04 Desember 2009

12 alasan gagal melamar kerja

Sering kegagalan pelamar pekerjaan tidak terletak pada kemampuan akademisnya, melainkan pada aspek “mental” nya.

Kegagalan 1 : Sewaktu seorang pencari kerja kami tanya, sudah berapa banyak lamaran yang dibuat ? Jawabannya, sudah banyak sekitar 10 buah lamaran. Sewaktu dijelaskan bahwa ada pelamar yang membuat lamaran sampai 100 bahkan 1000 buah, baru mereka terperangah bahwa mereka pikir sudah berbuat banyak, tetapi sesungguhnya baru mulai.

Kegagalan 2 : Sudah berapa “cara” yang mereka lakukan ? Jawabannya tergantung iklan di surat kabar. Padahal mereka bisa memburunya di internet, buku direktory, Yellow Pages, tanya teman, dsb. Kelemahan melalui iklan lowongan, biasanya jumlah pelamar terlalu banyak, sehingga lamaran Anda harus betul betul “sexy” agar dapat menarik perhatian HRD manager.

Kegagalan 3 : Hanya mengandalkan pada iklan lowongan kerja. Padahal membuat lamaran, tidak harus tergantung pada ada tidaknya iklan. Pada perusahaan yang tertib administrasi, biasanya data lamaran Anda disimpan dan digunakan sewaktu waktu jika diperlukan. Keuntungannya, saingan Anda tidak terlalu banyak.

Kegagalan 4 : Jangan “curhat” apalagi “mengemis” disurat lamaran Anda. Surat lamaran Anda akan langsung diteruskan ke tong sampah pada kesempatan pertama. Juallah “diri” Anda, kelebihan kelebihan dan prestasi Anda. Berikan alasan mengapa perusahaan harus menggunakan Anda.

Kegagalan 5 : Format Curriculum Vitae (CV) sangat kuno. Jangan gunakan form CV yang dijual di toko buku. Korbankan sedikit uang Anda untuk membuat format surat lamaran dan CV di rental komputer. Kecuali sebagai persyaratan, lamaran menggunakan tulisan tangan sudah tidak lazim. Pinjam contoh contoh surat lamaran ataupun CV pada teman yang punya saudara asisten manajer ataupun manajer. Biasanya formatnya sudah cukup mengikuti perkembangan terakhir. Tidak semua perusahaan mensyaratkan surat kelakuan baik ataupun surat keterangan dokter, kalaupun diminta biasanya dapat disusulkan setelah Anda diterima. Demikian pula surat lamaran tidak perlu dibuat diatas materai, kalaupun Anda harus membuat pernyataan di atas materai biasanya setelah Anda dinyatakan diterima.

Kegagalan 6 : Format CV berantakan. Susun CV Anda dalam format yang fokus, sesuai dengan bidang pekerjaan yang Anda inginkan. Pengalaman pekerjaan Anda yang terlalu beragam mengindikasikan ketidak seriusan Anda dalam bekerja, hilangkan bagian bagian yang tidak relevan. Tetapi jika berhubungan dengan pengalaman berorganisasi ataupun keterampilan individu dapat Anda masukkan sebagai nilai tambah.

Kegagalan 7 : Memilih jenis pekerjaan asal asalan. Pilih jenis pekerjaan yang betul betul Anda sukai. Ketertarikan Anda pada jenis pekerjaan akan memberikan hasil yang maksimal pada psikotes dan memberikan antusias yang alami dan terpancar sangat kuat pada waktu wawancara.

Kegagalan 8 : Gagal berkomitmen terhadap jadwal tes ataupun wawancara. Pastikan jadwal tes atau wawancara Anda benar benar longgar. Apabila berbenturan dengan jadwal pribadi ataupun pekerjaan, sebaiknya di klarifikasi dengan pihak HRD Manager, jika perlu buat jadwal baru pada hari dan jam yang berbeda. Keterus terangan Anda mengesankan sikap jujur Anda. Seorang HRD Manajer profesional biasanya sangat terbuka dalam hal penyesuaian jadwal.

Kegagalan 9 : Hindari penampilan yang mengundang syahwat. Anda sedang mencari pekerjaan, tidak sedang mencari jodoh.

Kegagalan 10 : Pada waktu wawancara jangan hanya mengambil posisi pasif. Menjawab hanya jika ditanya. Biarkan pewawancara banyak bertanya terlebih dahulu, setelah itu mulailah Anda ganti bertanya. Tunjukkan seolah olah Anda seseorang yang ingin tahu dan punya inisiatif, tetapi jangan berlebihan. Hindari jawaban yang memutar, karena Anda tidak sedang di wawancarai wartawan. Sebisa mungkin jawab langsung sesuai pertanyaan (mengesankan Anda adalah pribadi yang tegas) dan kemudian berikan alasan alasannya.

Kegagalan 11 : Kompetensi yang tidak sesuai ! Tidak diterimanya Anda, bisa jadi bukan karena ketidak mampuan Anda, melainkan karena perbedaan kompetensi Anda, dengan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.

Kegagalan 12 : Anda menyerah ! Ambil hikmah dan teruslah membuat lamaran. Karena “pekerjaan” seorang penganggur adalah “terus menerus membuat lamaran”.

Urutan penyusunan CV

Format standar resume atau curriculum vitae (CV) di Indonesia adalah sebagai berikut:

* Biodata dan pas foto.

Pas foto berwarna terbaru, biasanya berukuran 3x4 atau 4x6

* Riwayat pendidikan dan pelatihan.

Cantumkan riwayat pendidikan dan pelatihan yang pernah diikuti, lengkap dengan jurusan, jenjang, institusi dan tahun kelulusan. Cantumkan pendidikan formal terlbih dahulu, setelah itu baru cantumkan pendidikan non formal.

* Pengalaman kerja.

Berisi pengalaman kerja anda, lengkap dengan pangkat, jabatan, jenis pekerjaan, prestasi atau poyek yang telah selesai dengan sukses, tanggung jawab dan wewenang pekerjaan, serta periode kerja.

* Pengalaman organisasi.

Berisi pengalaman organisasi. Sebaiknya cantumkan pengalaman organisasi yang berhubungan dengan jenis pekerjaan yang anda inginkan saja.

* Referensi kerja.

Cantumkan referensi kerja (bisa nama atasan tempat anda bekerja sebelumnya).

Tips sederhana dalam menyusun surat lamaran.

Tip Menulis Surat Lamaran

Berikut ini adalah beberapa tips sederhana yang dapat diterapkan pada saat menyusun surat lamaran.

* Sertakan Resume.

Sertakan resume yang baik pada saat mengirimkan surat lamaran

* Pergunakan ukuran kertas standar.

Biasanya ukuran standar adalah ukuran kuarto (letter).

* Pergunakan kertas warna putih.

Jangan gunakan kertas berwarna, karena akan mengurangi kesan profesional.

* Pergunakan kertas dengan kualitas standar.

Kertas yang biasa digunakan untuk surat menyurat di kantor sudah cukup, kecuali untuk posisi tertentu dapat memakai kualitas yang lebih baik seperti kertas Concorde bermotif maskulin.

* Pergunakan tinta hitam.

Penggunaan warna tinta selain hitam akan menghilangkan kesan formal, dan bahkan dianggap tidak sesuai dengan kaidah dan etika surat-menyurat resmi. Anda tidak ingin dianggap hanya sekedar iseng melamar bukan?

* Cukup satu halaman.

Buatlah secara singkat dan padat. Hindari surat lamaran yang panjang dan bertele-tele.

* Tunjukkan Rasa Percaya Diri.

Tunjukkan bahwa kita punya cukup rasa percaya diri, tetap jangan sampai terlihat arogan.

* Kaidah berbahasa.

Pergunakan kata-kata yang sopan dan wajar dan sesuai dengan kaidah bahasa. Jika ditulis dalam Bahasa Indonesia, harus sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Jika ditulis dalam bahasa Inggris, perhatikan Grammar dan ejaannya.

* Mudah dipahami.

Hindari menggunakan istilah-istilah yang tidak biasa atau sulit dimengerti oleh orang lain. Asumsikan bahwa pembaca surat lamaran kita adalah orang awam, sehingga sedapat mungkin gunakan istilah-istilah yang umum dipakai saja.

* Cek kembali.

Setelah anda selesai menulis surat lamaran, disarankan untuk membaca dengan teliti beberapa kali. Bacalah dengan perlahan-lahan keseluruhan isi surat. Temukan kesalahan yang umum terjadi, seperti kesalahan penulisan, ejaan, penggunaan kata yang sama secara berulang-ulang, atau istilah yang kurang tepat.

Sebuah kesalahan kecil dalam surat lamaran akan berakibat turunnya kredibilitas kita di mata pihak yang membacanya, karena menunjukkan bahwa kita tidak teliti dan kurang profesional.